Bantul, 15 November 2025 — Lembaga Amil Zakat Nasional MPAQ meresmikan bantuan pemberdayaan ekonomi berupa Warung Mbah Sumiyem di Dusun Wukirsari, Imogiri, Yogyakarta. Program ini merupakan hasil kolaborasi LAZNAS MPAQ bersama Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui fitur berbagi Byond, sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil.
Mbah Sumiyem dikenal sebagai pedagang keliling yang telah berjualan selama lebih dari 30 tahun. Setiap hari ia berjalan kaki puluhan kilometer sejak selepas Subuh untuk mengambil barang dagangan dan berkeliling kampung menjajakannya. Di usia senjanya, aktivitas berat tersebut semakin sulit dilakukan, sehingga diperlukan dukungan agar ia tetap bisa mandiri secara ekonomi.

Melalui program pemberdayaan ekonomi umat, LAZNAS MPAQ dan BSI memberikan solusi berupa pembangunan warung sederhana yang memungkinkan Mbah Sumiyem tetap berjualan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Peresmian yang digelar pada Sabtu, 15 November 2025, dihadiri oleh: Direktur LAZNAS MPAQ, Muhammad Ahyar, Kepala Desa Wukirsari, Susilo Hapsoro, Babinkamtibmas, Ketua RT dan RW, Tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Acara berlangsung hangat dan mendapatkan sambutan positif dari masyarakat yang turut mendoakan agar warung tersebut dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi Mbah Sumiyem.
Direktur LAZNAS MPAQ, Muhammad Ahyar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap semua pihak yang terlibat dalam program ini.
“Bantuan ini merupakan bagian dari upaya LAZNAS MPAQ untuk memastikan bahwa dana zakat dan sedekah benar-benar memberikan dampak langsung kepada penerima yang membutuhkan. Mbah Sumiyem adalah sosok pekerja keras yang patut kita teladani. Dengan adanya warung ini, kami berharap beliau dapat berusaha dengan lebih layak dan tidak lagi terbebani jarak yang jauh. Semoga program ini menjadi ladang keberkahan bagi para donatur dan masyarakat.”
Sementara itu, Kepala Desa Wukirsari, Susilo Hapsoro, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada LAZNAS MPAQ dan BSI.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan kepada warga kami, khususnya Mbah Sumiyem. Beliau telah lama berdagang dengan penuh ketekunan, dan bantuan ini sangat berarti untuk meringankan beban beliau di usia lanjut. Semoga program seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.”
Dari pihak BSI, perwakilan lembaga tersebut menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari komitmen BSI dalam mendukung pengentasan kemiskinan melalui fitur berbagi pada aplikasi Byond.
Dengan hadirnya Warung Mbah Sumiyem, diharapkan muncul semangat baru dalam meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Wukirsari.


Leave a Reply