Jakarta, 22 Oktober 2025 – Direktur Laznas MPAQ, Muhammad Ahyar, turut berpartisipasi dalam HRD OPZ Forum 2025 yang mengusung tema “Transformasi SDM OPZ: Sinergi Strategis dan Aksi Teknis Menuju Amil Profesional dan Berdaya Saing.” Kegiatan ini diselenggarakan pada 21–22 Oktober 2025 di Jakarta dan dihadiri oleh pimpinan serta pengelola SDM dari berbagai Organisasi Pengelola Zakat (OPZ) di seluruh Indonesia.


Acara tersebut menghadirkan Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yasserli, sebagai keynote speaker. Dalam pemaparannya, beliau menekankan pentingnya pola pengelolaan SDM di era disrupsi, terutama ketika berhadapan dengan generasi milenial dan Gen Z yang kini mendominasi dunia kerja.
“Jika ingin mendapatkan hasil yang luar biasa, maka SDM harus dikelola dengan cara yang berbeda. Pendekatan pada generasi hari ini tidak bisa lagi menggunakan pola lama,” ujar Prof. Yasserli di hadapan peserta forum.
Selain itu, acara juga diisi oleh Prof. Waryono, Direktur Zakat dan Wakaf Kementerian Agama RI, yang memaparkan aspek regulasi terkait peran strategis amil zakat. Ia menegaskan bahwa penguatan kapasitas dan kompetensi SDM amil adalah bagian dari amanah regulasi yang harus terus dijaga agar tata kelola zakat semakin kredibel, profesional, dan akuntabel.

Direktur Laznas MPAQ, Muhammad Ahyar, menyampaikan bahwa keikutsertaan pihaknya dalam forum ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola SDM di lembaganya.
“Forum ini memberi insight berharga tentang bagaimana SDM OPZ harus dikelola secara profesional, modern, dan berdaya saing. Laznas MPAQ berkomitmen memperkuat kompetensi amil agar semakin relevan dengan tantangan zaman,” ungkap Ahyar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antarlembaga zakat dalam pengembangan SDM semakin kuat, sehingga ke depan amil tidak hanya menjadi profesi yang berdampak sosial, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam penguatan ekosistem filantropi nasional.
Leave a Reply