LAZNAS MPAQ Lantik Pengurus Relawan, Teguhkan Semangat Mengabdi untuk Kemanusiaan

Posted :

in :

by :

Yogyakarta, 19 September 2026 — Laznas MPAQ resmi melantik Pengurus Relawan Laznas MPAQ dalam sebuah acara yang berlangsung di Kantor Laznas MPAQ Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026) pukul 10.00 WIB.

Pelantikan tersebut dihadiri dan dilakukan langsung oleh Direktur Laznas MPAQ, Ahyar. Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperkuat barisan relawan sebagai bagian dari gerakan kemanusiaan Laznas MPAQ yang terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ahyar menyampaikan bahwa menjadi relawan merupakan sebuah amal yang mulia. Menurutnya, kerelawanan bukan sekadar aktivitas sosial, tetapi juga kesempatan untuk menghadirkan manfaat bagi sesama sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.

“Menjadi relawan adalah amal yang mulia. Mari terus berkontribusi dalam kemanusiaan melalui Laznas MPAQ. Raihlah kebahagiaan yang haqiqi,” pesan Ahyar.»

Ia kemudian mengajak para relawan untuk memahami bahwa kebahagiaan manusia memiliki tingkatan. Kebahagiaan paling sederhana adalah pleasure, yakni kesenangan sesaat yang cepat berlalu, seperti kenikmatan ketika menikmati secangkir kopi.

Tingkatan berikutnya adalah achievement, yaitu kebahagiaan yang muncul ketika seseorang berhasil mencapai sesuatu. Kebahagiaan ini dapat bertahan lebih lama karena lahir dari sebuah pencapaian.

Namun, menurut Ahyar, kebahagiaan akan semakin bermakna ketika seseorang memasuki tahap contribution, yaitu ketika hidupnya mampu memberikan manfaat bagi orang lain.

“Ketika kita bisa memberikan kontribusi dan menjadi na’fun linnas, kebahagiaan itu akan semakin lama dan semakin bermakna,” ungkapnya.

Puncak kebahagiaan, lanjut Ahyar, adalah ultimate good, yakni ketika seluruh kebaikan dilakukan dengan ikhlas semata-mata untuk mencari ridha Allah SWT. Inilah yang disebut sebagai assa’adah al-haqiqiyyah, kebahagiaan yang sejati.

Root Before Fruits: Menumbuhkan Akar Kedermawanan

Dalam kesempatan tersebut, Ahyar juga menegaskan pentingnya membangun gerakan kedermawanan dari akarnya.

Ia memperkenalkan prinsip “Root Before Fruits”—akar harus ditumbuhkan terlebih dahulu sebelum mengharapkan buah.

Menurutnya, Laznas MPAQ tidak boleh hanya berorientasi pada hasil penghimpunan dana atau berbagai program sosial yang terlihat sebagai “buah”. Lebih dari itu, yang harus dibangun adalah akar kedermawanan di dalam diri manusia.

Ketika akar kedermawanan tumbuh kuat, akan lahir manusia-manusia yang senang berbagi, peduli terhadap sesama, dan secara sadar menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

Semangat tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Laznas MPAQ untuk tidak sekadar menghimpun kebaikan, tetapi juga menumbuhkan manusia yang senang memberi.

Jangan Mengharap Balasan, Kecuali dari Allah

Sementara itu, Ketua Pengurus Relawan Laznas MPAQ menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan amanah yang diberikan melalui pelantikan tersebut.

Ia mengajak seluruh relawan untuk menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan ketulusan.

“Terima kasih atas pelantikan dan kepercayaan yang diberikan kepada kami. Mari kita jalankan seluruh aktivitas kerelawanan dengan ikhlas. Jangan mengharap balasan dari manusia, kecuali balasan dari Allah SWT,” pesannya kepada seluruh relawan.

Menurutnya, setiap tenaga, waktu, pikiran, dan kepedulian yang diberikan oleh relawan merupakan bagian dari amal kebaikan. Karena itu, orientasi utama relawan hendaknya bukan penghargaan atau balasan dari manusia, melainkan ridha Allah SWT.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal dari semakin kuatnya sinergi antara Laznas MPAQ dan para relawan dalam menghadirkan berbagai aksi kemanusiaan dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan semangat “We Make People Good”, Laznas MPAQ terus mendorong lahirnya pribadi-pribadi yang tidak hanya baik untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menjadi sumber kebaikan dan manfaat bagi orang lain.

Dari akar kedermawanan, tumbuh kepedulian.
Dari kepedulian, lahir kontribusi.
Dan dari kontribusi yang ikhlas, semoga lahir kebahagiaan yang hakiki.

Laznas MPAQ — Menumbuhkan Akar Kedermawanan, Menebar Manfaat untuk Kemanusiaan.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *